Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Bisnis » BPR Bestari Masuki Era Baru, Pengurus Baru Dihadapkan pada Tantangan Pulihkan Kepercayaan

BPR Bestari Masuki Era Baru, Pengurus Baru Dihadapkan pada Tantangan Pulihkan Kepercayaan

  • account_circle Ambok Akok
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tanjungpinang, – BPR Bestari (Perseroda) memasuki babak baru. Selain berganti identitas dan bentuk badan hukum, bank milik Pemerintah Kota Tanjungpinang itu kini memiliki jajaran Direksi dan Komisaris Utama baru untuk periode 2026–2031.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, mengukuhkan jajaran pengurus tersebut sekaligus meluncurkan logo baru BPR Bestari di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (10/9/2026).

Dalam kepengurusan baru, Michael, S.E. dipercaya sebagai Direktur Utama, Momon Faulanda Adinata, S.E., S.H., M.M. sebagai Direktur Kepatuhan, sementara Drs. Riono, M.Si. menjabat Komisaris Utama.

Perubahan tersebut bukan hanya menyangkut pergantian pengurus. Sejak 7 September 2026, PD BPR Bestari resmi berubah nama dan bentuk badan hukum menjadi PT Bank Perekonomian Rakyat Bestari (Perseroda). Seluruh sahamnya tetap dimiliki Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Lis Darmansyah meminta jajaran baru tidak memandang perubahan logo sebagai sekadar pembaruan tampilan perusahaan.

Menurutnya, perubahan identitas harus diikuti pembenahan tata kelola, pelayanan, kinerja dan integritas.

“Logo boleh berubah, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana kinerja, pelayanan, integritas, dan kepercayaan masyarakat terhadap BPR Bestari juga berubah menjadi lebih baik. BPR Bestari harus bertransformasi menjadi bank yang modern, profesional, sehat, terpercaya, dan dekat dengan masyarakat,” ujar Lis.

Lis juga menyoroti persoalan kualitas aset dan kredit bermasalah. Ia meminta setiap kredit bermasalah memiliki peta penyelesaian yang jelas, termasuk strategi pemulihan, target dan penanggung jawab.

“Tidak boleh ada kredit bermasalah yang dibiarkan tanpa penyelesaian yang terukur. Kita ingin BPR Bestari tumbuh sehat dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk UMKM, tetapi tetap dengan prinsip kehati-hatian,” tegasnya.

Pesan mengenai tata kelola dan kepercayaan tersebut menjadi penting jika melihat perjalanan BPR Bestari beberapa tahun terakhir.

Pada 2024, bank milik Pemko Tanjungpinang itu terseret perkara korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berkaitan dengan dana nasabah. Penyidik menyebut kerugian negara dalam perkara tersebut sekitar Rp5,9 miliar.

Mantan Pejabat Eksekutif Operasional BPR Bestari, Arif Firmansyah, kemudian divonis 13 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Tanjungpinang pada September 2024 dalam perkara korupsi dan TPPU tersebut.

Kasus itu kemudian berkembang. Kejaksaan Negeri Tanjungpinang menetapkan mantan Direktur Utama BPR Bestari Elfin Yudista sebagai tersangka pada Desember 2024. Ia ditahan dalam perkara yang merupakan pengembangan kasus sebelumnya.

Pada Februari 2025, perkara Elfin juga telah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.

Catatan hukum tersebut menjadi bagian dari sejarah BPR Bestari yang kini harus dijadikan pembelajaran dalam membangun sistem perbankan yang lebih kuat.

Di sisi lain, BPR Bestari memiliki fungsi penting bagi perekonomian daerah. Dalam profil resminya, BPR Bestari menyebut tujuan pendiriannya antara lain untuk membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian serta pembangunan daerah sekaligus menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.

Untuk itu, perubahan kelembagaan dan pergantian pengurus diharapkan tidak hanya menghasilkan pembenahan internal, tetapi juga memperkuat peran BPR Bestari dalam memberikan akses pembiayaan kepada masyarakat dan pelaku UMKM.

Saat ini BPR Bestari juga menyediakan laporan publikasi dan laporan pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) sebagai bagian dari transparansi perusahaan.

Dengan masa jabatan 2026–2031, jajaran pengurus baru memiliki waktu lima tahun untuk membuktikan bahwa perubahan yang dilakukan benar-benar menghasilkan perbaikan.

Lis menekankan pentingnya profesionalisme, kehati-hatian, transparansi, akuntabilitas dan integritas dalam pengelolaan bank.

“Jabatan ini bukan sekadar amanah administratif. Ini adalah amanah yang menyangkut kepercayaan masyarakat dan kepentingan Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai pemegang saham. Karena itu, Direksi dan Komisaris harus saling menguatkan dengan tetap menghormati batas kewenangan masing-masing,” tungkasnya.

Ia berharap logo baru menjadi penanda semangat baru BPR Bestari dalam meningkatkan pelayanan dan membangun kembali kepercayaan masyarakat.

“Jaga integritas, perbaiki kinerja, dan bangun kepercayaan. Kepercayaan masyarakat tidak dibangun dengan slogan, tetapi melalui pelayanan yang baik, tata kelola yang baik, keputusan yang benar, dan hasil yang nyata,” tuturnya.

Dengan demikian, tantangan BPR Bestari ke depan bukan sekadar bagaimana memperkenalkan logo baru kepada masyarakat.

Jauh lebih penting adalah membuktikan bahwa perubahan identitas tersebut benar-benar diikuti perubahan tata kelola, kualitas pelayanan, pengelolaan kredit dan perlindungan terhadap dana nasabah.

Bagi bank milik pemerintah daerah, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama. Maka, periode kepengurusan baru menjadi momentum untuk membuktikan bahwa BPR Bestari bukan hanya memiliki wajah baru, tetapi juga memiliki sistem dan kinerja yang lebih baik.

Penulis

Lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Utama sejak 2018 dan Juara III Lomba Menulis Kemaritiman yang ditaja UPN Veteran Yogyakarta dan Dubes Konsulat Amerika Serikat di Medan pada tahun 2021.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bintan Raih Silver Award IMT-GT Green City Award 2026

    Bintan Raih Silver Award IMT-GT Green City Award 2026

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang,  – Kabupaten Bintan kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional. Kali ini, Bintan berhasil meraih Silver Award dalam ajang 1st IMT-GT Green City Award untuk kategori Circular Economy and Resource Efficiency atau Ekonomi Sirkular dan Efisiensi Sumber Daya. Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Bintan Roby Kurniawan dalam rangkaian Gala Dinner 32nd Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) […]

  • BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

    BP Batam Tawarkan Proyek Waste to Energy kepada Calon Mitra di Jepang

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    – Persoalan sampah di Batam mulai diarahkan menjadi peluang sektor energi terbarukan. Badan Pengusahaan (BP) Batam menawarkan konsep waste to energy (WtE) kepada calon mitra di Jepang, dengan potensi pengolahan sekitar 1.205 ton sampah yang dihasilkan Kota Batam setiap hari. Gagasan tersebut disampaikan BP Batam dalam gelaran Asia Pacific Circular Cities (APCC) 2026 di Yokohama, […]

  • Diselenggarakan KJK, Tujuh Doktor Hadiri Bedah Buku ‘Menjaga Nurani’ Karya Wartawan Senior Ridarman Bay

    Diselenggarakan KJK, Tujuh Doktor Hadiri Bedah Buku ‘Menjaga Nurani’ Karya Wartawan Senior Ridarman Bay

    • calendar_month 18 jam yang lalu
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, — Acara bedah buku’Menjaga Nurani: Suara di Simpang Zaman’ karya wartawan senior Kepulauan Riau (Kepri), Ridarman Bay, menghadirkan pemandangan tak biasa. Agenda yang digagas oleh Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) di Komplek Ruko Central Kencana No. 20 Tanjungpinang, Sabtu (12/9/2026) ini, dihadiri oleh tujuh orang doktor dari berbagai disiplin ilmu. Kehadiran para akademisi dan penyelenggara […]

  • Selat Malaka Jadi Jalur Rawan, Polda Kepri–PDRM Perkuat “Benteng” Maritim Lawan TPPO dan Narkoba

    Selat Malaka Jadi Jalur Rawan, Polda Kepri–PDRM Perkuat “Benteng” Maritim Lawan TPPO dan Narkoba

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Perairan bukan sekadar jalur pelayaran dan penghubung antarnegara. Di balik aktivitas kapal yang hilir-mudik di Selat Malaka hingga Laut Cina Selatan, terdapat ancaman kejahatan lintas negara yang terus mencari celah. Mulai dari penyelundupan manusia, perdagangan orang hingga peredaran narkotika, jaringan kejahatan memanfaatkan luasnya wilayah perairan dan batas yurisdiksi antarnegara. Ancaman inilah yang menjadi […]

  • Tak Sekadar Transaksi, Digitalisasi Keuangan Didorong Buka Akses Ekonomi Masyarakat Kepri

    Tak Sekadar Transaksi, Digitalisasi Keuangan Didorong Buka Akses Ekonomi Masyarakat Kepri

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 26
    • 0Komentar

    — Jarak geografis antarpulau di Kepulauan Riau tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap layanan keuangan dan peluang ekonomi. Pemanfaatan teknologi sektor keuangan dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk menjangkau masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas usaha di wilayah kepulauan. Pesan tersebut mengemuka dalam Forum Sinergi Pengembangan Ekonomi Daerah melalui Pemanfaatan Inovasi Teknologi […]

  • Sosok Irjen Pol Andry Wibowo, Narasumber UKW Komunitas Jurnalis Kepri yang Suka Sayur Asem

    Sosok Irjen Pol Andry Wibowo, Narasumber UKW Komunitas Jurnalis Kepri yang Suka Sayur Asem

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Ady Indra Pawennari
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Di bawah temaram lampu ibu kota yang sarat akan gemerlap kemewahan, sebuah keteladanan senyap lahir dari sosok Irjen Pol Andry Wibowo. Pangkat jenderal bintang dua yang kini kokoh melekat di pundaknya sama sekali tidak mengubah detak jantung pengabdiannya. Bagi Analis Kebijakan Lemdiklat Polri ini, esensi tertinggi dari sebuah pelayanan publik bukanlah protokoler yang kaku, melainkan […]

expand_less