Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Tanjungpinang » Alat Ukur Kualitas Udara Tanjungpinang Rusak, Warga Diminta Pantau IQAir: PM2.5 Tembus 43,8 µg/m³

Alat Ukur Kualitas Udara Tanjungpinang Rusak, Warga Diminta Pantau IQAir: PM2.5 Tembus 43,8 µg/m³

  • account_circle Ambok Akok
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tanjungpinang, – Kondisi kualitas udara di Kota Tanjungpinang menjadi perhatian publik setelah alat pemantau kualitas udara milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang berada di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan kerusakan alat pemantau kualitas udara milik pemerintah pusat itu telah dilaporkan kepada pihak kementerian.

“Alat ukur kualitas udara di Kota Tanjungpinang milik KLHK saat ini dalam keadaan rusak. Sudah kita sampaikan ke KLH untuk perbaikan,” ujar Ahmad Yani.

Menurutnya, perbaikan alat tersebut masih menunggu giliran. Hal itu disebabkan perangkat pemantauan kualitas udara yang ditangani kementerian berada di berbagai daerah di Indonesia.

“Untuk perbaikan menunggu giliran, karena yang ditangani pihak KLH seluruh Indonesia,” katanya.

Di tengah belum berfungsinya alat pemantau resmi tersebut, informasi mengenai kondisi udara Tanjungpinang dapat dilihat masyarakat melalui platform pemantauan kualitas udara IQAir.

Berdasarkan tangkapan layar IQAir yang diterima, pada Minggu (14/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, kualitas udara Tanjungpinang tercatat berada pada AQI 121 (US) dengan kategori “Tidak sehat bagi kelompok sensitif”.

Parameter utama yang ditampilkan adalah PM2.5 sebesar 43,8 µg/m³. Data tersebut juga mencatat suhu sekitar 30 derajat Celsius, kecepatan angin 22 km/jam dan kelembapan 67 persen.

Namun, IQAir dalam keterangan atribusi datanya menyebut informasi tersebut berasal dari model berbasis satelit (satellite-derived model). Dengan demikian, angka tersebut perlu dipahami sebagai informasi pemantauan berbasis model dan bukan pengukuran langsung dari alat pemantau kualitas udara milik pemerintah yang sedang mengalami kerusakan.

Kondisi ini sekaligus memperlihatkan pentingnya keberadaan alat pemantau kualitas udara yang berfungsi secara optimal di Tanjungpinang. Terlebih, data kualitas udara dibutuhkan bukan hanya untuk memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga sebagai dasar pemerintah dalam mengambil langkah apabila terjadi peningkatan polusi.

Kategori AQI 121 yang ditampilkan IQAir berada pada level yang perlu mendapat perhatian, khususnya bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap polusi udara.

Masyarakat juga perlu mendapatkan informasi yang akurat dan mudah diakses mengenai kondisi udara di wilayah tempat tinggal mereka.

Kerusakan alat pemantau resmi yang berlangsung hingga menunggu antrean perbaikan membuat ketersediaan sumber informasi alternatif menjadi penting. Meski demikian, data dari platform seperti IQAir tetap perlu dibaca secara proporsional karena metode dan sumber datanya dapat berbeda dengan sistem pemantauan resmi pemerintah.

Ahmad Yani mengimbau masyarakat yang ingin mengetahui kondisi kualitas udara Tanjungpinang untuk sementara dapat memanfaatkan informasi yang tersedia di platform tersebut.

“Untuk memantau kualitas udara saat ini, bisa dilihat website IQAir,” ujarnya.

Persoalannya kini bukan sekadar kapan alat pemantau kualitas udara tersebut kembali berfungsi, tetapi juga bagaimana masyarakat Tanjungpinang dapat memperoleh data kualitas udara yang akurat, terukur, dan diperbarui secara berkala.

Sebab, kualitas udara merupakan bagian penting dari hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan yang sehat. Ketika alat ukur resmi rusak, informasi jangan sampai ikut “hilang” bersama rusaknya alat.

Penulis

Lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Utama sejak 2018 dan Juara III Lomba Menulis Kemaritiman yang ditaja UPN Veteran Yogyakarta dan Dubes Konsulat Amerika Serikat di Medan pada tahun 2021.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Penipuan! Nomor Palsu Catut Nama Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang Gentayangan

    Waspada Penipuan! Nomor Palsu Catut Nama Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang Gentayangan

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Masyarakat Kota Tanjungpinang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap segala bentuk komunikasi dari nomor tidak dikenal. Jangan mudah percaya jika ada seseorang yang menghubungi Anda dan mengaku-ngaku sebagai pejabat kepolisian. Imbauan mendesak ini dikeluarkan menyusul temuan adanya nomor WhatsApp palsu 0882-0176-76838 yang menggunakan foto profil dan mengatasnamakan AKP Wamilik Mabel, Kasat Reskrim Polresta […]

  • Prabowo Perintahkan TNI AL Cari 8 Orang Hilang Saat Liputan Anak Krakatau

    Prabowo Perintahkan TNI AL Cari 8 Orang Hilang Saat Liputan Anak Krakatau

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, BacaDulu id – Presiden Prabowo Subianto langsung memerintahkan TNI Angkatan Laut (TNI AL) melakukan operasi pencarian terhadap delapan orang yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas letusan Gunung Anak Krakatau. Rombongan tersebut terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal. Laporan hilang kontak diterima pada Senin malam, dan Presiden Prabowo disebut langsung meminta […]

  • Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

    Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Cilegon, – Tiga jenis barang yang ditemukan Tim SAR Gabungan di perairan Selat Sunda pada hari kelima pencarian kapal KM Arupadhatu 1 dipastikan bukan bagian dari perlengkapan kapal yang hingga kini masih dalam pencarian. Barang tersebut ditemukan oleh KN SAR Tetuka di perairan Selat Sunda sebelah timur Pulau Rakata, Sabtu (12/9/2026). Temuan itu terdiri dari […]

  • Ranperda Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027 Disampaikan, Bintan Fokus Perkuat Fiskal dan Ekonomi Daerah

    Ranperda Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027 Disampaikan, Bintan Fokus Perkuat Fiskal dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bintan,   – Pemerintah Kabupaten Bintan mulai mengarahkan pembahasan kebijakan anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan pembangunan daerah. Hal itu ditandai dengan penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bintan, Senin (14/9/2026). Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Bintan […]

  • Gelar Operasional di Bintan, Kapolda Kepri Minta Jajaran Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Iklim Investasi

    Gelar Operasional di Bintan, Kapolda Kepri Minta Jajaran Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Iklim Investasi

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Asep Safrudin meminta seluruh jajaran memperkuat kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, setiap potensi persoalan harus dapat diidentifikasi dan dimitigasi sejak awal agar tidak berkembang menjadi konflik maupun gangguan yang lebih besar. Penegasan itu disampaikan Asep saat membuka Gelar Operasional […]

  • Presiden Prabowo di EEF ke-11 Rusia: Samudra Pasifik Adalah Jembatan Ekonomi Bilateral

    Presiden Prabowo di EEF ke-11 Rusia: Samudra Pasifik Adalah Jembatan Ekonomi Bilateral

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 23
    • 0Komentar

    – Kepala Negara Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memenuhi undangan khusus dari Presiden Vladimir Putin untuk hadir sebagai tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) edisi ke-11. Konferensi tingkat tinggi yang dihelat di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 4 September 2026. Kehadiran delegasi tingkat tinggi Indonesia disambut […]

expand_less