Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Nasional » Hotspot Sumatera Capai 1.685 Titik, Riau dan Kepri Berpotensi Hujan Lebat

Hotspot Sumatera Capai 1.685 Titik, Riau dan Kepri Berpotensi Hujan Lebat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pekanbaru, – Sebanyak 1.685 titik panas atau hotspot masih terdeteksi di Pulau Sumatera pada Minggu (20/9/2026). Dari jumlah tersebut, Riau tercatat tiga hotspot, sementara Kepulauan Riau (Kepri) terpantau dua titik.

Data tersebut disampaikan BMKG berdasarkan pemantauan hotspot di wilayah Sumatera. Di Riau, tiga titik panas masing-masing berada di Kota Dumai, Kabupaten Indragiri Hilir, dan Kabupaten Indragiri Hulu. Sementara hotspot di Kepri tercatat dua titik.

Forecaster BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan meski jumlah hotspot di Riau relatif rendah, peluang hujan masih terdapat di sejumlah wilayah.

“Di Riau, selain sebaran hotspot yang rendah, potensi hujan juga masih muncul di sejumlah wilayah sepanjang Minggu,” ujarnya.

Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Pelalawan.

Memasuki siang hingga sore, hujan berpotensi turun di Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan dan Dumai.

Sementara pada malam hari, hujan ringan berpeluang terjadi di sebagian Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Dumai.

Adapun pada dini hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Siak dan Dumai.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak dan Pekanbaru, terutama pada pagi serta malam hingga dini hari.

Elisa juga menjelaskan kondisi udara di Riau yang masih perlu diperhatikan.

“Untuk kondisi udara, BMKG memprakirakan udara kabur hingga berawan pada pagi, malam dan dini hari. Sementara siang hingga sore hari diprakirakan kabur hingga cerah berawan,” jelasnya.

Suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23–33 derajat Celsius, dengan kelembapan 50–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.

Tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan 0,5–1,25 meter dan masih berada dalam kategori rendah.

Kondisi serupa juga perlu diwaspadai masyarakat di Kepulauan Riau.

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memprakirakan cuaca Kepri pada Minggu (20/9/2026) secara umum didominasi berawan hingga berawan tebal. Namun, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah pada pagi dan siang hari.

BMKG menyebut kondisi tersebut dipengaruhi adanya belokan angin atau shearline di sekitar Kepri yang menyebabkan penumpukan massa udara dan mendukung pertumbuhan awan hujan.

Dalam peringatan dininya, BMKG mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang pada pagi hingga siang hari di:

* Kota Batam
* Kabupaten Bintan
* Kabupaten Karimun
* Kabupaten Natuna
* Kabupaten Kepulauan Anambas

Untuk Tanjungpinang, BMKG memprakirakan hujan pada pagi hari, kemudian berawan tebal pada siang hari. Suhu berada pada kisaran 26–32 derajat Celsius.

Di Batam, hujan diprakirakan terjadi pada pagi hari sebelum kondisi berubah berawan. Bintan juga berpotensi hujan pada pagi hari, sedangkan Karimun berpeluang mengalami hujan petir.

Di Natuna, kondisi diprakirakan berawan tebal pada pagi hari dan hujan pada siang hari. Sementara Anambas berpotensi mengalami hujan ringan pada pagi hari.

Selain cuaca hujan, BMKG juga mengingatkan masyarakat Kepri terhadap potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Waspada potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kepulauan Riau yang dapat mengganggu jarak pandang dan pernapasan,” demikian peringatan BMKG.

Peringatan tersebut menjadi perhatian karena di tengah potensi hujan, sejumlah wilayah Kepri masih menghadapi risiko kabut asap akibat karhutla.

Secara keseluruhan, hotspot Sumatera masih didominasi Sumatera Selatan dengan 1.204 titik, disusul Bangka Belitung 219 titik, Jambi 175 titik, dan Lampung 76 titik.

Hotspot lainnya terpantau di Bengkulu sebanyak tiga titik, Kepri dua titik, serta Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara masing-masing satu titik. (Media Center Riau)

Dengan kondisi tersebut, masyarakat Riau dan Kepri diimbau tetap mengikuti pembaruan informasi BMKG, terutama terkait potensi hujan lebat, petir, angin kencang, hotspot dan kabut asap.

Penulis

Tim Redaksi BacaDulu.id berkomitmen menyajikan informasi aktual, tajam, dan tepercaya. Menyuguhkan ragam berita pilihan seputar dinamika ekonomi, perkembangan bisnis, tren wisata, hingga isu-isu strategis nasional dan global untuk memenuhi kebutuhan referensi pembaca cerdas.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral, Warga Batam Minta Dipulangkan dari Kamboja, Begini Respon Pemko

    Viral, Warga Batam Minta Dipulangkan dari Kamboja, Begini Respon Pemko

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menindaklanjuti beredarnya video sejumlah warga yang mengaku berasal dari Batam dan sedang berada di sebuah tempat penampungan di Kamboja. Dalam rekaman tersebut, beberapa warga menyampaikan permohonan bantuan kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra agar difasilitasi untuk kembali ke Batam. Informasi itu kini […]

  • Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    Kenapa Kepri Tetap Ngotot Soal Labuh Jangkar

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Suyono Saeran
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Ada ironi yang terus berulang di Kepulauan Riau. Provinsi yang sekitar 96 persen wilayahnya berupa laut, yang berada di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia, dan yang lautnya menjadi ruang hidup sekaligus ruang ekonomi ini, justru masih harus berjuang panjang untuk mendapatkan manfaat fiskal yang lebih besar dari aktivitas kemaritiman di wilayahnya sendiri. Salah […]

  • Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 243 Orang dalam Pencarian

    Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 243 Orang dalam Pencarian

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Banjarmasin, – Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut membawa 243 orang, terdiri dari penumpang dan awak kapal. Laporan mengenai hilangnya kapal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA dari General Manager PT Virgo, Yoel Rihi. Sebelumnya, Virgo Transport […]

  • Sentuhan Hati KJK Buat Sahabat

    Sentuhan Hati KJK Buat Sahabat

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Suyono Saeran
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Gang di samping SPBU Batu Hitam Kota Tanjungpinang itu terasa lengang. Jam menunjukkan 13.30 WIB. Matahari masih terasa menyengat di atas kepala. Kami berlima (Saya, Ady Indra Pawennari, Bang Ridarman Bay, Amril dan Ambok Akok) dengan jalan kaki menyusuri gang itu untuk menemui salah seorang sahabat yang begitu lama tidak pernah jumpa. Dulu dia seorang […]

  • Penyerahan berkas kasus penganiayaan ARD ke kejaksaan oleh Polsek Tanjungpinang

    Berkas Kasus Penganiayaan Masuk ke Kejari Tanjungpinang, Tersangka ARD Belum Ditahan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, — Penanganan perkara dugaan pengancaman dan penganiayaan yang dilaporkan MC memasuki babak baru. Penyidik Polsek Tanjungpinang Timur telah menetapkan ARD sebagai tersangka sejak 1 Juli 2026. Namun, hingga kini tersangka belum ditahan. Berdasarkan SP2HP yang diterima pelapor, perkara tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana pengancaman dan atau penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 449 dan […]

  • Hotspot Riau Anjlok 73 Persen, Tersisa 12 Titik Setelah Hujan Mengguyur

    Hotspot Riau Anjlok 73 Persen, Tersisa 12 Titik Setelah Hujan Mengguyur

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pekanbaru, – Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau turun tajam dalam sehari. Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir turut membantu menekan kemunculan titik panas. Berdasarkan pemantauan BMKG Pekanbaru pada Minggu (13/9/2026), hotspot di Riau tersisa 12 titik, turun jauh dibandingkan sehari sebelumnya yang masih mencapai 44 titik. Data tersebut juga diberitakan […]

expand_less