Gubernur Ansar Ahmad Terima Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN, Kepri Siap Jadi Rumah Pengabdian Praja
- account_circle Suyono Saeran
- calendar_month 21 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menerima penghargaan di Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan IPDN, Jatinangor, Jumat (23/10/2026).
JATINANGOR,
– Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus penyematan kembali sebagai Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jumat (23/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan Ansar dalam mendorong pembangunan dan kemajuan Provinsi Kepulauan Riau.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menerima penghargaan di Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan IPDN di Jatinangor, Jumat (23/10/2026).
Prosesi penganugerahan juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Kepri dan IPDN mengenai sinergi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Ansar menyampaikan terima kasih atas penghormatan yang diberikan IPDN. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat kualitas pemerintahan sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi kami. Kepulauan Riau siap menjadi rumah pengabdian bagi para praja dan alumni IPDN melalui pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ansar.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad foto bersama di depan Gedung Menza Nusantara Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan IPDN di Jatinangor, Jumat (23/10/2026).
Dalam sambutannya, Ansar memaparkan berbagai capaian pembangunan Kepri, termasuk 116 penghargaan yang disebut telah diraih hingga tahun 2026. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kontribusi aparatur pemerintah, termasuk alumni APDN, STPDN, dan IPDN yang bekerja bersama aparatur dari berbagai latar belakang pendidikan.
“Kemajuan Kepulauan Riau merupakan hasil kerja bersama. Alumni APDN, STPDN, dan IPDN telah memberikan kontribusi penting, bersinergi dengan seluruh aparatur melalui dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian untuk membangun daerah di beranda NKRI,” katanya.
Ansar berharap kerja sama Pemprov Kepri dengan IPDN turut mempercepat pencapaian prioritas pembangunan nasional, termasuk Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.
Sementara itu, Rektor IPDN, Halilul Khairi menilai penganugerahan kepada Ansar didasarkan pada berbagai pertimbangan, terutama rekam jejak kepemimpinan dan capaian pembangunan Kepri di bidang ekonomi maupun sosial.
Rektor juga menyinggung hubungan historis Kepri dengan perkembangan pendidikan kepamongprajaan di Indonesia, ketika wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Provinsi Riau.
“IPDN memiliki alasan kuat memberikan penghargaan ini kepada Gubernur Kepulauan Riau. Selain capaian pembangunan dan berbagai penghargaan yang diraih, terdapat hubungan sejarah antara daerah ini dan perjalanan panjang pendidikan kepamongprajaan di Indonesia,” ujarnya.
Rektor berharap perhatian Pemprov Kepri terhadap para alumni pendidikan kepamongprajaan terus ditingkatkan, termasuk dalam pengembangan kompetensi dan kesempatan pengabdian.
“Kami berharap perhatian terhadap para purna praja terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan,” katanya.

Gubernur Ansar Ahmad menjadi khatib salat Jumat di Masjid Darul Ma’arif IPDN di Jatinangor, Jumat (23/10/2026).
Sebelum prosesi penghargaan, Ansar juga menjadi khatib salat Jumat di Masjid Darul Ma’arif IPDN dan memimpin Upacara Makan Siang di Gedung Menza Nusantara.
Melalui nota kesepakatan yang ditandatangani, Pemprov Kepri dan IPDN diharapkan dapat mengembangkan kerja sama pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat guna meningkatkan kualitas sumber daya aparatur serta pelayanan publik di Kepulauan Riau.
Penulis Suyono Saeran
Pengalaman jurnalistiknya membentang dari tahun 1999. Mulai SKM Genta, Media Kepri, Harian Lantang, Kepri Bangkit dan lainnya. Selain sebagai jurnalis, Ia juga penulis buku yang produktif. Sudah lima buku yang dihasilkannya mulai dari Perjalanan Meraih Mimpi, Kepri Terang, Ansar: Guru Ngaji Jadi Gubernur Kepri, Dari Lex Baux ke Dapur Arang dan Mutiara di Air Saga.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar