Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Tanjungpinang » Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Gubernur: Masa Depan Kepri Harus Dijemput dengan Bergerak

Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Gubernur: Masa Depan Kepri Harus Dijemput dengan Bergerak

  • account_circle A. Ridwan
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Tanjungpinang, — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperingati Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (24/9/2026). Mengusung tema “Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan”, peringatan tersebut menjadi momentum meneguhkan persatuan sekaligus merefleksikan capaian pembangunan daerah.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, kemajuan daerah tidak lahir dari sikap menunggu, tetapi dari keberanian untuk bergerak bersama.

“Masa depan daerah yang cemerlang tidak dapat diraih dengan hanya menunggu, melainkan harus dijemput dengan cara bertindak dan bergerak.”

Menurut Ansar, semangat tersebut harus menjadi kekuatan bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Kepri.

Pulau Penyengat juga ditempatkan sebagai simbol penting perjalanan sejarah dan identitas Melayu Kepri. Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional, penguatan literasi, kebudayaan dan pariwisata disebut menjadi bagian dari upaya menjadikan warisan masa lalu sebagai jembatan menuju masa depan.

Capaian Pembangunan

Dalam pemaparannya, sejumlah program pembangunan turut disampaikan. Di bidang pelayanan masyarakat, Pemprov Kepri secara konsisten mengirimkan 50 unit mobil/ambulans selama enam tahun ke wilayah pulau-pulau.

Untuk sektor keagamaan, bantuan rumah ibadah pada 2026 diberikan kepada 237 penerima, sementara insentif keagamaan menjangkau 13.348 guru TPQ, penyuluh agama non-PNS dan pemuka agama.

Di bidang kesehatan, rumah singgah Kepri di Jakarta telah melayani 711 pasien, sedangkan di Batam 707 pasien. Program jaminan kesehatan daerah juga menjangkau sekitar 1.959 penerima manfaat.

Sementara sektor pendidikan mendapat perhatian melalui program SPP gratis, bantuan sarana-prasarana, transportasi pelajar kepulauan serta beasiswa. Pada 2026, sebanyak 1.212 mahasiswa Kepri menerima beasiswa jenjang D3, D4, S1 dan S2.

Pemprov Kepri juga membantu pendidikan 58 dokter spesialis dan subspesialis untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di kabupaten/kota.

UMKM dan Perlindungan Pekerja

Untuk perlindungan sosial, program subsidi BPJS bagi pekerja rentan telah menyasar petani selama dua tahun dan nelayan selama empat tahun di tujuh kabupaten/kota.

Bagi pelaku UMKM, pemerintah menjalankan program subsidi bunga pinjaman 0 persen. Sejak November 2021 hingga Agustus 2026, penyalurannya mencapai sekitar Rp56,1 miliar dan telah dimanfaatkan 2.126 UMKM.

Program Kepri Terang juga terus diperluas. Sebanyak 14.340 rumah tangga di tujuh kabupaten/kota disebut telah menerima manfaat penyambungan listrik.

Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen

Dari sisi makroekonomi, pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan II 2026 tercatat 6,99 persen, yang dalam pemaparan pemerintah menempatkan Kepri di posisi pertama di Sumatera dan ketiga secara nasional.

IPM 2025 mencapai 80,53, sementara angka kemiskinan pada Maret 2026 berada di 4,09 persen. PDRB per kapita 2025 mencapai sekitar Rp172,42 juta.

Realisasi investasi semester I 2026 juga mencapai sekitar Rp24,10 triliun, atau sekitar 168 persen dari target daerah dalam RPJMD semester pertama.

Kepri turut mencatat Indeks Kerukunan Umat Beragama 83,68, Indeks Pembangunan Kebudayaan 60,34, serta rasio elektrifikasi 99,45 persen pada 2025.

Indeks Pembangunan Pemuda 2024 mencapai 69,65 poin dan disebut menempatkan Kepri di posisi teratas nasional.

Berbagai capaian tersebut, menurut Pemprov Kepri, berjalan seiring dengan raihan 112 penghargaan nasional dan internasional.

Penghargaan itu antara lain terkait warisan budaya pantun, opini WTP dari BPK, tata kelola pemerintahan serta pencegahan korupsi. Kepri juga disebut meraih peringkat ketiga nasional kategori pemerintah provinsi dalam penilaian kinerja 2024 melalui MCP dan IPKD KPK.

Dalam momentum hari jadi tersebut, Ansar menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, pelaku usaha serta seluruh masyarakat.

“Kemajuan Kepulauan Riau bukan hasil kerja satu pihak. Ini adalah hasil kebersamaan seluruh masyarakat,” demikian pesan yang ditekankan dalam peringatan tersebut.

Semangat kebersamaan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan Kepri harus tetap berpijak pada sejarah dan budaya Melayu. Falsafah “Takkan Melayu Hilang di Bumi” dan warisan pemikiran Raja Ali Haji melalui Gurindam Dua Belas disebut sebagai bagian dari identitas yang harus terus diwariskan.

Ansar juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas berbagai program yang telah diimplementasikan di Kepri. Sinergi pusat, provinsi, kabupaten/kota dan masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan daerah kepulauan.

Dari Penyengat, semangat sejarah kembali diteguhkan; dari kebersamaan, Kepri melangkah menuju masa depan yang maju dan berkelanjutan.

Penulis

A. Ridwan adalah seorang jurnalis dan pengamat UMKM yang aktif mengangkat dinamika ekonomi kerakyatan, khususnya di wilayah Kepulauan Riau. Lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Tingkat Muda pada tahun 2026, ia konsisten menghadirkan karya jurnalistik yang tajam, berimbang, dan berfokus pada pemberdayaan sektor usaha lokal agar mampu naik kelas di kancah nasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kepri Pacu Cek Kesehatan Gratis, Ansar: Jangan Jadikan Geografi Alasan

    Pemprov Kepri Pacu Cek Kesehatan Gratis, Ansar: Jangan Jadikan Geografi Alasan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mendorong percepatan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh wilayah kabupaten dan kota. Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, program tersebut harus dijalankan secara maksimal meski Kepri memiliki karakteristik wilayah kepulauan dengan kondisi geografis yang menjadi tantangan tersendiri. Hal itu disampaikan Ansar dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan […]

  • Terminal Batu Ampar capai 1,376,034 ton general cargo, 102% target

    Kinerja Pelabuhan Batam Menguat, General Cargo Batu Ampar Lampaui Target 102 Persen

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Aktivitas kepelabuhanan Batam menunjukkan tren pertumbuhan sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Arus peti kemas, bongkar muat barang, hingga mobilitas penumpang sama-sama mencatat kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Data Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan mencatat penerimaan sektor kepelabuhanan mencapai Rp303,14 miliar hingga akhir Agustus 2026. Pada periode […]

  • Kemenkeu Perkuat Sinergi Gempur Rokok Ilegal, Pengawasan Jalur Laut Kepri Diperketat

    Kemenkeu Perkuat Sinergi Gempur Rokok Ilegal, Pengawasan Jalur Laut Kepri Diperketat

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Melly
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, — Kementerian Keuangan berkomitmen untuk memperketat ruang gerak peredaran barang kena cukai ilegal di Indonesia, khususnya di wilayah strategis seperti Kepulauan Riau (Kepri). Langkah ini dilakukan melalui penguatan operasi penindakan terintegrasi yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberi celah […]

  • Mutu Terjamin, Ikan Tuna Asal Sulteng  Eksis di Pasar Amerika Serikat

    Mutu Terjamin, Ikan Tuna Asal Sulteng Eksis di Pasar Amerika Serikat

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Amril Agin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, Baca dulu.id – Dua tahun terakhir Ikan tuna asal Sulawesi Tengah sukses menembus pasar ekspor. Kesuksesan itu seiring dengan penerapan sertifikasi mutu berstandar global oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Melalui siaran pers KKP, Kamis 3 September 2026, sertifikasi itu menjamin pengelolaan tuna dari mulai penangkapan, cara penanganan di atas kapal, hingga pengolahan dilakukan […]

  • Penyerahan bantuan Rp500 juta untuk korban gempa Flores oleh Pemprov Kepri

    Pemprov Kepri Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa Flores

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kupang, — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyalurkan bantuan sebesar Rp500 juta untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan bertajuk Peduli Gempa Flores itu diserahkan langsung Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura kepada Pemerintah Provinsi NTT pada Senin (14/9/2026). Penyerahan bantuan berlangsung di […]

  • Alat Ukur Kualitas Udara Tanjungpinang Rusak, Warga Diminta Pantau IQAir: PM2.5 Tembus 43,8 µg/m³

    Alat Ukur Kualitas Udara Tanjungpinang Rusak, Warga Diminta Pantau IQAir: PM2.5 Tembus 43,8 µg/m³

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Ambok Akok
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Kondisi kualitas udara di Kota Tanjungpinang menjadi perhatian publik setelah alat pemantau kualitas udara milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang berada di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan kerusakan alat pemantau kualitas udara milik pemerintah pusat itu telah […]

expand_less