Sekretaris Daerah Bintan Ronny Kartika Tutup Sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana 2026
- account_circle Basok Ridwan
- calendar_month 24 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika menutup Sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana 2026 di Aula Kantor Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (06/11/2026).
BINTAN,
— Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, mengingatkan pentingnya membekali keluarga dengan pengetahuan menghadapi bencana. Setiap anggota keluarga perlu mengenali ancaman di sekitarnya, memahami langkah penyelamatan, dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan dalam keadaan darurat.
Pesan tersebut disampaikan Ronny saat menutup Sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana 2026 di Aula Kantor Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (6/11/2026). Kegiatan yang diselenggarakan BPBD Kabupaten Bintan itu diikuti 40 peserta.
Ronny, yang juga menjabat Kepala BPBD Bintan secara ex officio, mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam mengurangi risiko bencana. Kesiapan di tingkat rumah tangga menjadi bekal agar masyarakat dapat merespons situasi darurat dengan lebih terarah.
“Kita ingin membangun kesadaran bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dimulai dari lingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkup terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran penting dalam mengenali potensi risiko, memahami langkah penyelamatan, serta mengambil tindakan yang tepat ketika terjadi bencana,” ujar Ronny.
Menurutnya, pengetahuan kebencanaan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman mengenai risiko dan penyelamatan harus menjadi bagian dari kebiasaan keluarga, sehingga dapat digunakan ketika dibutuhkan.
Ia juga menekankan bahwa kesiapsiagaan membutuhkan keterlibatan masyarakat. Pemerintah memerlukan dukungan warga untuk membangun kesadaran dan memperluas pemahaman mengenai pengurangan risiko bencana.
Karena itu, Ronny meminta peserta meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada anggota keluarga, tetangga, dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Ilmu yang diperoleh hendaknya diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sekitar, sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana,” katanya.
Ia berharap peserta dapat membantu mengedukasi warga agar mampu menghadapi keadaan darurat dengan tenang dan mengambil langkah penyelamatan yang tepat.
“Kita ingin masyarakat tidak panik ketika menghadapi bencana, tetapi mampu bertindak cepat, tepat, dan terarah,” tambahnya.
Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD Bintan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi dan risiko bencana. Melalui kesiapan keluarga, diharapkan tumbuh kebiasaan tanggap bencana yang memperkuat ketangguhan masyarakat.
Penulis Basok Ridwan
Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Jadikan





Saat ini belum ada komentar