Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kepulauan Riau » Batam » Tanah di Bawah Jalan Gajah Mada Batam Bergerak, 50 Titik Dipantau BP Batam

Tanah di Bawah Jalan Gajah Mada Batam Bergerak, 50 Titik Dipantau BP Batam

  • account_circle Basok Ridwan
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Batam, — Permasalahan di kawasan tanjakan Hotel Vista, Jalan Gajah Mada, Batam, ternyata bukan sekadar kerusakan badan jalan. Hasil kajian teknis menunjukkan adanya pergerakan tanah di bawah permukaan dengan kedalaman sekitar delapan meter.

Kondisi tersebut membuat Badan Pengusahaan (BP) Batam tidak ingin hanya kembali memperbaiki permukaan jalan. Sebanyak 50 titik pemantauan kini digunakan untuk membaca pola dan perkembangan pergerakan tanah sebelum menentukan metode penanganan permanen.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan persoalan tersebut telah ditangani secara bertahap selama sekitar satu tahun. Dua kali perbaikan badan jalan sebelumnya dilakukan, namun perubahan struktur kembali terjadi karena tanah di bawahnya masih bergerak.

“Persoalannya bukan hanya pada badan jalan. Dari hasil kajian, terdapat pergerakan tanah di bawah permukaan sehingga penanganannya juga harus dilakukan terhadap struktur tanahnya,” ujar Ariastuty, Kamis (1/10/2026).

Untuk mengetahui karakter pergerakan tanah, BP Batam bersama konsultan melakukan pemeriksaan dan pengukuran secara bertahap.

Hasil pemantauan pada sekitar 50 titik menunjukkan pergerakan dengan tingkat berbeda. Ada titik yang bergeser beberapa milimeter, sementara pada lokasi lainnya tercatat hingga belasan sentimeter.

Data tersebut menjadi dasar penting sebelum BP Batam menentukan konstruksi penguatan yang akan digunakan.

“Pemantauan di 50 titik ini penting untuk melihat bagaimana pola pergerakannya. Karena setiap titik menunjukkan pergerakan yang berbeda, kita perlu memastikan penanganan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kondisi tanah di lapangan,” katanya.

Sejumlah faktor turut dikaji, termasuk karakter lapisan tanah, kondisi tanah lunak, perubahan beban serta kandungan air. Namun, BP Batam masih menunggu finalisasi kajian konsultan untuk memastikan penyebab dan desain penanganan yang paling sesuai.

Berbagai langkah sebelumnya telah dilakukan untuk menekan dampak pergerakan tanah. Selain memperbaiki badan jalan, pengaturan aliran air di sekitar lokasi juga pernah dilakukan untuk mengurangi beban air.

Namun, pergerakan tanah belum sepenuhnya berhenti.

Karena itu, salah satu opsi yang kini dipertimbangkan adalah pemasangan sheet pile secara rapat sebagai struktur penahan tanah. Penguatan tersebut akan dilakukan lebih dahulu sebelum badan jalan kembali diperbaiki.

“Prinsipnya, pergerakan tanah harus kita stabilkan terlebih dahulu. Setelah itu baru dilakukan pekerjaan pada badan jalan. Jadi, kita tidak hanya menangani dampak di permukaan, tetapi juga memperkuat struktur yang menahan pergerakan tanah,” jelas Ariastuty.

Sebelumnya, metode piling juga telah diterapkan di kawasan tersebut. Namun, evaluasi teknis menunjukkan adanya ruang di antara tiang pancang yang masih memungkinkan tanah dan air bergerak. Kondisi itu menjadi pertimbangan dalam menentukan sistem penguatan berikutnya.

Sembari mempersiapkan pekerjaan utama, BP Batam juga mengkaji langkah awal berupa pengurangan beban tanah di sekitar lokasi.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi tekanan pada bidang tanah yang mengalami pergerakan sebelum konstruksi penguatan permanen dilaksanakan.

Untuk pemasangan sheet pile dan pekerjaan perbaikan badan jalan, BP Batam masih harus menyelesaikan sejumlah tahapan, mulai dari perhitungan teknis, kebutuhan anggaran hingga proses administrasi dan pengadaan sesuai aturan.

Ariastuty memastikan penanganan Jalan Gajah Mada tidak diarahkan sekadar membuat permukaan jalan kembali baik.

“Kami memahami kondisi Jalan Gajah Mada ini menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara tepat berdasarkan kajian. Targetnya bukan sekadar memperbaiki jalan, tetapi memastikan kondisi tanah yang menjadi dasar jalan juga ditangani,” pungkasnya.

Dengan pendekatan tersebut, BP Batam menempatkan stabilitas tanah sebagai pekerjaan utama sebelum melakukan perbaikan permanen terhadap badan Jalan Gajah Mada di kawasan tanjakan Hotel Vista.

Penulis

Ia merupakan seorang jurnalis muda multitalenta yang saat ini aktif bergerak di bawah bendera BacaDulu.id. Dengan wilayah liputan strategis di Kepulauan Riau, ia berdedikasi menyajikan analisis tajam terkait kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga dinamika politik lokal. Profesionalisme dan integritasnya di ruang redaksi semakin kukuh setelah resmi mengantongi sertifikat kompetensi Wartawan Muda sejak 4 September 2026.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan Teknologi AI di Tengah Bayang-Bayang Ketidakpastian Global

    Lonjakan Teknologi AI di Tengah Bayang-Bayang Ketidakpastian Global

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    – Perekonomian dunia saat ini berada di persimpangan jalan yang unik, diwarnai oleh kontras tajam antara laju inovasi digital yang masif dan tekanan krisis geopolitik internasional. Di satu sisi, gelombang investasi pada sektor teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) menjelma menjadi lokomotif utama yang mendorong produktivitas, efisiensi operasional, serta penciptaan pasar baru di […]

  • Sosialisasi pencegahan korupsi di TCC Hotel Aston Tanjungpinang

    Aspidsus Kejati Kepri Ismail Fahmi Bicara Benteng Antikorupsi di Pemprov Kepri

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tanjungpinang, – Pencegahan korupsi tidak boleh menunggu persoalan berubah menjadi perkara. Celah penyimpangan harus ditutup sejak awal, melalui pengawasan yang kuat, pengendalian yang berjalan dan keberanian memperbaiki setiap kelemahan dalam tata kelola pemerintahan. Pesan itu mengemuka dalam Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 yang di buka oleh Sekretaris […]

  • Penyerahan dokumen pernyataan sikap kepada Ketua PJS Mahmud Marhaba

    Sembilan Jurnalis Kepri Gabung PJS, Mahmud Marhaba Tegaskan Fokus pada UKW dan Advokasi

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) memperkuat jajaran organisasinya di Kepulauan Riau (Kepri). Sedikitnya, 9 jurnalis dan pengurus dari provinsi tersebut resmi bergabung sebagai anggota sekaligus pengurus DPP PJS. Penerimaan sembilan pengurus itu ditandai dengan penyerahan dokumen pernyataan sikap kepada Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, Kamis (17/9/2026) di Batam. Kesembilan […]

  • Kapolda Kepri memberi arahan penindakan pencurian fasilitas publik di Batam

    Kapolda Kepri Instruksikan Polisi Tindak Pencurian Fasilitas Umum hingga Penadah

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Batam, – Polda Kepulauan Riau meningkatkan perhatian terhadap aksi pencurian fasilitas umum yang masih terjadi di sejumlah wilayah, terutama Kota Batam. Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin meminta jajarannya tidak hanya mengejar pelaku di lapangan, tetapi juga mengusut pihak yang menerima atau menampung barang hasil kejahatan. Instruksi tersebut disampaikan Asep setelah mendapat informasi masih adanya […]

  • Pria memegang leher dengan ekspresi nyeri sambil duduk di sofa

    Nyeri Leher dan Pundak: Gejala, Penyebab, dan Tips Mengatasinya

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Nyeri leher dan pundak sering disebabkan ketegangan otot, cedera, atau masalah saraf; mengatasi dengan kompres, peregangan, posisi tidur tepat, dan bila berat konsultasi dokter.

  • Rudi Panjaitan berbicara di depan Puskesmas Sungai Pelunggut Batam

    Pelayanan Puskesmas Sungai Pelunggut Tetap Berjalan, Pemko Batam Siapkan Penambahan SDM

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Basok Ridwan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pemkot Batam memastikan Puskesmas Sungai Pelunggut tetap melayani kasus kegawatdaruratan meski belum beroperasi 24 jam, sambil menunggu penyesuaian tenaga kesehatan dan regulasi.

expand_less