Batam Kebanjiran Investasi, Kapolda Dorong Tenaga Kerja Lokal Jangan Tertinggal
- account_circle Melly
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Suhendri menutup kegiatan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Bahasa Inggris bagi Floor Supervisor di Beverly Hotel, Batam, Kamis (29/10/2026).
BATAM,
– Pertumbuhan investasi dan pesatnya pembangunan industri di Batam harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membuka kesempatan kerja. Warga lokal tidak boleh hanya menjadi penonton ketika kotanya berkembang menjadi salah satu pusat investasi nasional.
Pesan itu disampaikan Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Suhendri saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Bahasa Inggris bagi Floor Supervisor di Beverly Hotel, Batam, Kamis (29/10/2026).
Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung selama delapan hari tersebut. Seluruhnya dinyatakan kompeten setelah menjalani proses pembekalan dan sertifikasi.
“Jangan sampai masyarakat hanya melihat kotanya tumbuh dan berkembang, tetapi tidak ikut menikmati hasil dari perkembangan tersebut. Kita berharap masyarakat mampu meningkatkan kompetensi agar dapat bersaing di dunia kerja,” ujar Suhendri.
Menurut Kapolda, peningkatan keterampilan tenaga kerja menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan investasi Batam yang terus membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan sesuai tuntutan dunia usaha.
Besarnya peluang kerja tidak serta-merta menjamin masyarakat dapat mengaksesnya apabila tidak dibarengi kompetensi, keterampilan komunikasi, dan kesiapan menghadapi persaingan.
Karena itu, kemampuan berbahasa Inggris dinilai memiliki peran strategis, terutama bagi tenaga kerja yang ingin berkarier di sektor pariwisata, perhotelan, dan pelayanan yang berhubungan langsung dengan pelanggan internasional.
Pelatihan bagi Floor Supervisor tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kemampuan masyarakat agar memiliki bekal lebih baik ketika memasuki dunia kerja.
Program ini juga diharapkan membuka peluang bagi warga yang tengah mencari pekerjaan maupun mereka yang sebelumnya kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).
Suhendri menekankan bahwa kemajuan ekonomi daerah semestinya berjalan seiring dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia.
Dengan demikian, pertumbuhan investasi bukan hanya tercermin dari berdirinya kawasan industri, hotel, atau pusat perdagangan, tetapi juga dari semakin luasnya kesempatan masyarakat memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas Kapolri Quick Wins, melalui gerakan Polisi Peduli Pengangguran atau Poliran.
Program ini mendorong keterlibatan kepolisian bersama pemerintah daerah dan lembaga pelatihan dalam membantu meningkatkan keterampilan masyarakat serta memperluas akses terhadap peluang kerja.
Salah seorang peserta, Stevi, mengaku mendapatkan manfaat dari pelatihan tersebut, terutama dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan membangun kepercayaan diri.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk meningkatkan keterampilan dan memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan, khususnya di sektor pariwisata dan perhotelan. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Stevi.
Bagi peserta, sertifikasi kompetensi menjadi bekal tambahan untuk menghadapi persaingan tenaga kerja yang semakin menuntut kemampuan profesional.
Meski demikian, keberhasilan pelatihan tidak berhenti pada jumlah peserta yang dinyatakan kompeten. Manfaat lebih lanjut diharapkan dapat terlihat dari kemampuan lulusan memanfaatkan keterampilan tersebut untuk memperoleh pekerjaan atau meningkatkan jenjang karier.
Polda Kepri berharap kerja sama dengan Pemerintah Kota Batam dan lembaga pelatihan terus diperluas agar lebih banyak masyarakat memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan sesuai kebutuhan pasar kerja.
Melalui program peningkatan kompetensi tersebut, kepolisian berharap pertumbuhan ekonomi Batam dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.
Sebab, kemajuan sebuah kota tidak cukup dilihat dari banyaknya investasi yang datang, tetapi juga dari seberapa besar kesempatan yang terbuka bagi masyarakatnya untuk tumbuh dan mengambil bagian di dalamnya.
- Penulis: Melly

Jadikan





Saat ini belum ada komentar