Breaking News
light_mode
TRENDING
Beranda » Berita » Kesehatan » RSBP Batam Raih Dua Penghargaan, Kepemimpinan dr. Tanto Budiharto Turut Mendapat Apresiasi

RSBP Batam Raih Dua Penghargaan, Kepemimpinan dr. Tanto Budiharto Turut Mendapat Apresiasi

  • account_circle Melly
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BATAM, – Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam meraih dua penghargaan dalam ajang yang diselenggarakan Lembaga Penghargaan Indonesia di Hotel Mercure, Jakarta, Sabtu (24/10/2026).

RSBP Batam memperoleh penghargaan Indonesia Excellent Hospital, sementara direkturnya, dr. Tanto Budiharto, Sp.JP, FIHA, MARS, menerima penghargaan kategori Outstanding Healthcare Leadership and Management Hospital atas kepemimpinan dan pengelolaan pelayanan kesehatan.

Penghargaan tersebut menjadi momentum bagi rumah sakit di bawah naungan BP Batam itu untuk memperkuat kualitas pelayanan, meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan, serta mengembangkan fasilitas yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Direktur RSBP Batam, Tanto Budiharto, mengatakan capaian tersebut bukan semata-mata hasil kepemimpinan manajemen, melainkan buah kerja bersama seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan, dan jajaran pendukung pelayanan rumah sakit.

“Penghargaan ini merupakan kebanggaan sekaligus amanah bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi dan kolaborasi seluruh insan RSBP Batam,” ujar Tanto dalam keterangan tertulis BP Batam, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, penghargaan yang diterima harus menjadi dorongan untuk terus melakukan pembenahan, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi kedokteran dan meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan.

RSBP Batam, kata dia, terus mengembangkan budaya kerja PRIMA yang merupakan singkatan dari Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat.

Nilai tersebut menjadi pedoman dalam menjalankan pelayanan yang mengedepankan kompetensi tenaga kesehatan, ketepatan tindakan, kecepatan respons, serta perhatian terhadap kebutuhan pasien dan keluarganya.

Penguatan budaya kerja itu juga diikuti upaya meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, mengembangkan layanan unggulan, serta memperbaiki sarana dan prasarana penunjang pelayanan medis.

“Ke depan, RSBP Batam akan terus mendorong peningkatan mutu pelayanan, pengembangan layanan unggulan, penguatan kepercayaan masyarakat dan adaptasi terhadap kemajuan teknologi dan perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Bagi rumah sakit, peningkatan kualitas pelayanan tidak cukup hanya dilakukan melalui pengadaan fasilitas maupun penggunaan teknologi baru. Kesiapan tenaga kesehatan, tata kelola yang baik, dan keselamatan pasien juga menjadi bagian penting dari pelayanan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian RSBP Batam beserta jajaran manajemennya.

Menurut Ariastuty, penghargaan tersebut mencerminkan upaya yang terus dilakukan untuk memperkuat pengelolaan rumah sakit, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga kesehatan hingga pembenahan sistem pelayanan.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang dilakukan RSBP Batam terus menunjukkan hasil positif,” ujar Ariastuty.

Ia mengatakan, di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, pengembangan layanan publik tetap menjadi perhatian, termasuk peningkatan kualitas fasilitas kesehatan yang dikelola lembaga tersebut.

BP Batam, lanjutnya, berkomitmen mendorong pelayanan rumah sakit yang semakin profesional, responsif, dan mampu mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat.

Ariastuty juga mengingatkan seluruh jajaran RSBP Batam agar tidak menjadikan penghargaan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai dorongan untuk mempertahankan kepercayaan pasien.

“Yang terpenting adalah bagaimana penghargaan ini dapat menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, terbaik dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” katanya.

Bagi masyarakat, kualitas rumah sakit pada akhirnya dinilai dari pelayanan yang mereka terima, mulai dari kemudahan memperoleh informasi, ketepatan penanganan medis, kenyamanan fasilitas, hingga kepastian keselamatan pasien.

Karena itu, dua penghargaan yang diterima RSBP Batam menjadi tantangan sekaligus dorongan untuk terus menunjukkan perbaikan dalam pelayanan sehari-hari.

Sebab, penghargaan boleh diterima di atas panggung, tetapi kepercayaan masyarakat hanya dapat dipertahankan melalui pelayanan yang benar-benar dirasakan oleh setiap pasien.

  • Penulis: Melly

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less